Pihak Kontraktor Akhirnya Angkat Bicara Terkait Pekerja Yang Terlantar

Mesuji | Nusantarapost – Beberapa Hari yang lalu santer pemberitaan di media, terkait pekerja yang berasal dari PT perkebunan yang berada di wilayah kecamatan sungai menang kabupaten Ogan Komering Ilir terlantar di Mapolsek Mesuji timur kabupaten Mesuji lampung, sampai dinas sosial kabupaten turun langsung guna meninjau dan memulangkan pekerja ke daerah asal mereka .

Herman mewakili Mahdi yang membawa pekerja dari kampung halaman menuju tempat mereka bekerja dan selaku agen penyalur kontraktor menjelaskan bagaiman kronologis pekerja mulai dari PT dan sampai terdampar, Selasa (09/03/22) di halaman mapolsek Mesuji timur kabupaten Mesuji Lampung dengan di dampingi Bripda Sihotang selaku perwakilan dari pihak kepolisian.

Para pekerja telah menjalin kontrak kerja dengan CV TSA sebelum berangkat, dan isi dalam perjanjian kontrak tersebut, mereka kontrak selama 5 bulan untuk bekerja sebagai pekerja kupas tebu di PT TSA, apabila pekerja menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak serta SPK maka ongkos pulang dan pergi akan di tanggung oleh kontraktor, akan tetapi mereka sudah minta di pulangkan sebelum masa kontrak selesai sehingganya sesuai dengan perjanjian kontrak, pihak kontraktor tidak memberikan ongkos untuk para pekerja pulang ucap Herman.

Lanjutnya, sebelum pekerja meninggalkan PT pun sudah di beri penjelasan oleh Mahdi akan tetapi mereka tidak menghiraukan karena merasa tidak betah dan tidak sesuai dengan hasil, yang pada akhirnya mereka pun memaksa untuk pulang dan sampai terdampar di mapolsek Mesuji timur. Tutupnya.

Ada hal yang perlu di garis bawahi, para pekerja bukan bekerja di PT. PNS akan tetapi bekerja pada CV. TSA dan tidak ada hubungannya dengan PT. PNS sama sekali, untuk kepulangan mereka sebagai rasa kemanusiaan kami selaku kontraktor kami hanya dapat membantu untuk makan selama mereka di perjalanan. Tutupnya.

Reporter : Jumani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.