Sesuatu Telah Terjadi di SMPN 16

Kupang, Nusantara-Post. – Dari luar jika diamati tampak biasa saja kondisi SMPN 16, yang ada di Jl.Supul Raya Kelurahan Pasir Panjang, kecamatan Kota Lama, Kota Kupang NTT. Namun siapa sangka, ternyata ada banyak permasalahan yang dihadapi Sekolah ini. Sabtu (13/3/2021)

Seperti dijelaskan oleh ketua Komite Sekolah SMPN 16, MS saat ditemui wartawan pada Rabu 10 Maret 2021 yang lalu, dia merasa perihatin dengan kondisi sekolah saat ini, yang menurut pengakuan MS bisa dikatakan jauh dari kata Tertib, hal ini bisa dilihat dari para siswa yang saat jam pelajaran, masih banyak yang berkeliaran diluar sekolah.

” Ini yang nampak dan warga disekitar sekolah bisa lihat, tapi masih banyak yang lain yang tidak kelihatan ” ungkap MS. Dia juga menambahkan bahwa selama ini dia tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan sekolah, sedangkan Tupoksi seorang komite sebagai mitra dari sekolah.

“Kenapa Pihak Sekolah, jika ditanya terkait Copy Penggunaan anggaran dana BOS, ataupun LPJ selalu beralasan silahkan tanya langsung ke Dinas. Tapi Komite tahu tahu disodori berkas untuk ditanda tangani, bahkan pernah saya diminta tanda tangan, tapi saya lihat kepsek dan bendahara saja belum tanda tangan, kan aneh suruh saya tanda tangan duluan, saya suruh bawa pulang itu berkas” tegas MS

Masih menurut Ketua Komite SMPN 16, sebenarnya dia sudah banyak mendengar keluhan dari banyak pihak terkait kondisi yang terjadi di Sekolah, termasuk salah satunya soal air yang tidak ada di toilet sekolah, “kan kasihan anak anak bahkan guru kalau tiap kali mesti numpang kamar kecil di rumah warga sekitar” tambah MS kepada wartawan.

Lalu MS juga merasa aneh mengenai pengadaan Paving blok, yang menurutnya sudah dari pertengahan tahun lalu, saat itupun sempat diusahakan melalui usaha dana dari para orang tua, namun sampai sekarang barangnya belum ada, terus kemana?

Lalu dia juga mendengar soal WiFi yang juga bermasalah, kok bisa begitu

“Yang jelas sebenarnya banyak masalah yang saat ini dihadapi oleh SMPN 16, yang masyarakat selama ini tidak tahu dan saatnya untuk tahu. Saya berharap agar ini bisa menjadi perhatian khusus dari Dinas terkait. Kami tidak ingin karena ulah dari satu atau dua orang maka nama sekolah menjadi rusak, kiranya jika memang ada kejanggalan terkait kepemimpinan maka periksa yang bersangkutan, telusuri bila perlu diganti oleh orang lain yang lebih amanah dalam mengemban sebuah tanggung jawab” pungkas MS.

Berbekal dari penjelasan Ketua komite SMPN 16, Team media Nusantara Post, mencoba untuk mendatangi sekolah pada hari Jum’at 12 Maret 2021 sekitar jam 10.00 Wita dengan maksud untuk bertemu dengan kepala sekolah namun yang bersangkutan tidak berada ditempat. Menurut salah seorang pegawai disekolah, Kepsek sedang keluar Sekolah, lalu berulang kali dihubungi lewat sambungan telp juga tidak pernah aktif ponselnya.

Hingga berita ini ditulis, kepala sekolah masih belum bisa dihubungi. (Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.