Gerak Aksi LSM GMBI Tutup Jalan Talun Beji Di Kabupaten Pasuruan

Pasuruan | Nusantara-post.  LSM GMBI melakukan aksi di jalan Gunung Gangsir Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan Pukul 09:00 wib aksi ini sebagai protes bahwa jalan rusak ini sampai memakan pengendara motor dan korban jiwa yang jatuh sebanyak 3 kali kecelakaan dan banyak jalan berlubang sepanjang 3 km, lubangnya sangat membahayakan khusus nya untuk pengendara roda dua. Senin (22/03/2021)

Dampak aksi ini, arus lalulintas menjadi macet cukup panjang terutama kendaraan muatan industri tak boleh melintas.

 

Lalu Jajaran Forkopimcam Beji menjemput aksi ini untuk melakukan diskusi di Kecamatan Beji agar kondisi jalan menjadi normal untuk pengendara.

 

Menurut Erik selaku anggota LSM GMBI ini merasa resah kepada dinas terkait, permintaan anggota LSM GMBI untuk mewakili masyarakat, agar jalan yang berlubang di sekitar Gunung Gangsir agar secepatnya di perbaiki.

 

Kabupaten Pasuruan ini mempunyai selogan Kabupaten Pasuruan Maslahat tapi fakta yang terjadi sampai detik ini tidak layak sebagai selogan Kabupaten Pasuruan Maslahat, karena Bupati dan wakil Bupati diam tutup mata semuanya.

 

“Kami berharap perwakilan pemerintah Kabupaten Pasuruan bisa menyelesaikan jalan berlubang ini.”tutur Erik ke awak media

 

“Jangan sampai ada pengendara menjadi korban akibat jalan rusak tersebut. Pasalnya sudah memakan korban jiwa dua kali pengendara, yakni warga Winong patah tulang dan warga asal Bulung Watu mengalami gagar otak,” ungkapnya

 

Ashary meminta Pemerintah Kabupaten Pasuruan segera melakukan perbaikan jalan, karena anggaran untuk perawatan jalan sudah di alokasikan senilai milyaran rupiah.

 

“Jangan nunggu korban jiwa, lalu melakukan perbaikan jalan, kami siap menggelar aksi demo lebih besar bila tuntutan kami tidak di hiraukan dan tidak di penuhi oleh Bina Marga.”ungkap Ashari Ketua Distrik Pasuruan Raya GMBI.

 

Pewarta | Sony.s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.