Tas IRT Dijambret, 2 Pria Bonyok Ditangkap Warga 

MEDAN SUNGGAL | Nusantara-post. – Apes benar nasib kedua pria (Tersangka, red) yang merupakan satu warga tetangga ini nyaris tewas dihajar massa usai berhasil ditangkap warga, pasalnya kedua tersangka melakukan penjambretan tas milik seorang ibu rumah tangga (Korban, red), Rumita (43) warga Desa Sei Semayang.

Dengan adanya salah satu bukti aksi kejahatan jalanan yang dilakukan kedua tersangka penjambretan tas milik korban di jalan Amal, Kelurahan Sunggal tersebut dimana wilayah badan hukum Kepolisian Sektor Sunggal mulai rawan aksi kejahatan jalanan.

Dalam pemaparan (Konfrensi Pers, red) di dalam Mako Polsek Sunggal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak,SE,MH di dampingi Kasi Hukum, Aiptu Ngatijan dan Kasi Humas, Aiptu Roni Sembiring, Selasa (27/04/2021)

Memberikan keterangan singkatnya kepada media menjelaskan dimana dua pelaku atas nama berinsial MZ alias J (20) warga Kelurahan Sei Sikambing CII, Kecamatan Medan Helvetia dan R (20) warga Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia usai tertangkap tangan beberapa saat setelah melakukan aksi penjambretan tas milik korban dimana kedua tersangka diamankan pihak petugas Tekab Polsek Sunggal Polrestabes Medan bersama barang buktinya yang ada ke Mako Mapolsek Sunggal.

Disebutkannya lagi jika pengungkapan tersebut berawal dari team Tekab Polsek Sunggal yang sedang melaksanakan tugas patroli yang sedang melintas dikawasan Jalan Amal Kelurahan Sunggal pada hadi Senin (26/04/2021) sekira jam 14.30 WIB.

“Jadi menurut kronologisnya dalam awal melakukan aksinya kedua tersangka langsung memepet sepeda motor korban Rumita (43) warga Desa Sei Semayang hingga terjatuh, namun kedua tersangka berusaha langsung melarikan diri,” sebut Budiman Simanjuntak menjelaskan.

“Setelah petugas kita melihat kedua pelaku melarikan diri dimana Team Tekab Polsek Sunggal berusaha mengejar hingga pelaku terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku yang berboncengan. terang AKP Budiman.

“Setelah kedua pelaku sudah dibawa ke Mako yang akhirnya dikonfrontirkan atau dipertemukan dengan si korban, walau pun korban alami luka dan kemudian dihadapan pihak petugas. Selain pelaku mengakui perbuatannya dimana korban juga mengatakan jika kedua pelaku yang memepet dengan sepeda motor hingga korban tejatuh usai tas korban dijambret” beber AKP Budiman Simanjuntak.

Guna kepentingan proses lebih lanjutnya akhirnya pihak petugas langsung saja mengamankan keduanya ke Mapolsek Sunggah berikut barang bukti berupa 1 (Satu, red), buah tas sandang warna Merah Muda merk Roberto

“Tas yang dijambret ini, didalamnya berisikan 1 (Satu, red) buah dompet warna gold berisikan uang tunai Rp 1.000.000,- (Satu juta Rupiah), 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Hitam No.Pol.: BK-2376-JAS milik tersangka R,” ucap Kanit Reskrim AKP Budiman kembali.

“Guna mempertanggung jawabkan hasil perbuatannya dihadapan hukum, maka kedua tersangka kita jerat pasal 365 Ayat (2) ke-2e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun,” sebut Budiman kembali.

“Untuk masyarakat, kita himbau agar senantiasa waspada apalagi jika melintasi jalanan yang sepi agar terhindar dari niat jahat pelaku kejahatan,” pungkasnya

Secar terpisah, awak media menanyakan kepada beberapa warga hasil press release.

“Jadi pemberitaanya bukan Polsek Sunggal yang duluan menangkap kedua pelaku jambret tersebut dan itu tidak benar karena kita bersama warga lainnya saat berada di lokasi TKP melihat kalau yang menangkap pelaku jambret semalam itu adalah masyarakat bukan petugas bang. Nah setelah 20 menit kemudian barulah selanjutnya pihak petugas yang terlambat datang langsung membawa ke Polsek setempat. ” jelas salah satu warga berinsial D dengan suara kesalnya.

 

 

Penulis : Im@n

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.