KOMINFO CAPAI TARGET JOIN ONLINE PARTISIPAN TERTINGGI

Jakarta | Nusantara-post. – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan Program Literasi Digital Nasional “Indonesia Makin Cakap Digital”. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden mengenai Percepatan Transformasi Digital Nasional khususnya terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital. Kamis (20/5/2021) di Basket Hall, Jakarta,

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini kemudian mendapatkan apresiasi dan penghargaan Rekor Museum Republik Indonesia (Muri) untuk Pertemuan Daring Peserta Terbanyak.

Menteri Kominfo menjelaskan sebagai upaya menuju literasi digital dibutuhkan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Pertama kalinya dalam sejarah Pemerintah ikut mengambil bagian dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara lebih cepat, baik pembangunan di the last mile, BTS-BTS (Base Transceiver Station) di 12,548 desa dan kelurahan yang dilakukan oleh Kominfo dan operator seluler, pembangunan middle mile, microwave link, satelit, fiber link dan lain sebagainya yang biayanya besar sekali, dan broadband backbone, menggelar fiber optik di seluruh Tanah Air kita,” tandasnya.

Pembangunan infrastruktur harus didukung dengan tersedianya talenta digital yang memadai melalui pelatihan di tingkat dasar, menengah dan lanjutan. Dalam konteks ini, Program Literasi Digital Nasional “Indonesia Makin Cakap Digital” merupakan salah satu wujud nyata dari upaya pemerintah dalam pemberdayaan SDM digital di

tingkat dasar. Dengan sasaran sebesar 12,4 juta masyarakat tiap tahunnya, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam implementasi agenda ini. “Kita harapkan ini dilakukan secara konsisten dan continue, berkelanjutan, setiap tahun. Atau dengan kata lain sampai dengan tahun 2024 kita bisa melakukan pelatihan digital tingkat dasar kepada 50 juta rakyat, dan ditindaklanjuti di pemerintahan berikutnya dalam skala yang sama, kalau bisa lebih besar dan lebih cepat,” jelas Johny G Plate.

Selanjutnya untuk pelatihan digital di tingkat menengah atau intermediate skill, Menteri Johnny menyasar pada potensi pengguna teknologi digital dan keahlian, sehingga Kementerian Kominfo melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) menyiapkan 100.000 beasiswa pelatihan digital per tahun. “Tahun 2021 ini, 100.000 pelatihan bagi

anak-anak kita, milenial grup kita yang ber-ijazah sekolah menengah ke atas dan berijazah sarjana melalui kurikulum-kurikulum seperti cloud computing, siber security, artificial intelligence, big data, virtual reality, artificial reality, dan lain sebagainya untuk mengisi kebutuhkan kecakapan digital tingkat menengah” tutupnya.

Selain di tingkat dasar dan menengah, Kementerian Kominfo juga menginisiasi program pelatihan kecakapan digital di tingkat lanjut (advanced) melalui Digital Leadership Academy (DLA) yang terbuka bagi 300 pemangku kebijakan sektor publik dan privat setiap tahunnya. Para pesertanya meliputi startup founders, Kepala Dinas Kominfo, dan para pimpinan sektor digital lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.