PAGUYUBAN Madep Manteb SURABAYA,  NGURI-URI KEBUDAYAAN TARI MUANG SANGKAL

Surabaya | Nusantarapost. – Tari muang sangkal yang dipersembahkan oleh Aura, Wulan dan Fara di acara Pernikahan di AGIS Restoran Surabaya adalah tari tradisional masyarakat dari Madura yang dilakukan untuk ritual tolak bala. Tari muang sangkal sering ditampilkan di berbagai acara. Tari muang sangkal adalah tari tradisional yang sangat terkenal dan menjadi salah satu ikon seni tradisional di Madura, Jawa Timur. Minggu (30/05/21)

Tari muang sangkal diciptakan dari rasa kepedulian para seniman terhadap kekayaan yang dimiliki oleh Madura yang kaya akan karya seni dan keunikan di dalamnya serta mengangkat kembali sejarah kehidupan Keraton Sumenep pada zaman dahulu.

 

Tari muang sangkal dilihat dari istilah yang membentuknya, difungsikan sebagai tarian pengusir malapetaka. Secara harfiah, muang sangkal adalah gabungan 2 kata dalam Bahasa Madura, Muang berarti membuang sedangkan Sangkal dimaknai sebagai kesialan menurut ANA DEMIATI salah satu dari pengasuh tari.

 

Himbauan dari ketua PMM WAHYUDI KHUSNOTO, nguri-uri kebudayaan di Indonesia adalah tanggung jawab kita semua dan memperkenalkan kepada generasi penerus bangsa/generasi muda.

 

Reporter | (yudek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.