Residivis Pelaku Pencurian, Kambuh Kembali Kangen ke Bui

 

Surabaya|Nusantara-post Unit Resmob Polrestabes Surabaya, menangkap pelaku pencurian didalam rumah Putat Gede Surabaya (18/7/22) lalu.

Pelaku diketahui inisial BES laki-laki (31) warga Padengan Ploso Kecamatan Puncuk Kabupaten Lamongan, indikos di Kedurus Kecamatan, Karang Pilang Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana melalui Kanit Resmob Iptu Hafissulah Mokoginta mengatakan, awal mula korban sedang tidur di kamarnya sedikit pintu terbuka. Dari situlah pelaku mempunyai kesempatan masuk ke dalam rumah lalu mengambil Handphone milik korban yang diletakan di bawah bantal tempat tidur.

“Pelaku berhasil mengambil Handphone milik korban. Lalu pergi meninggalkan jejak,” ujar Iptu Hafissulah.

Masih lebih lanjut Hafissulah menambahkan, kemudian korban bangun tidur. Kaget bahwa Hanphone miliknya hilang alias raib digondol maling.

“Selanjutnya, korban inisial DW (46) warga Turen Kabupaten Malang, Indikos. Putat Gede Surabaya, melaporkan kejadian tersebut, ke Mapolrestabes Surabaya.

“Unit Resmob Polrestabes Surabaya, gerak cepat olah (TKP) tempat kejadian perkara. Hasil rekaman CCTV, petugas langsung memburunya. Kemudian pelaku saat ditangkap diwilayah Kedurus Surabaya tidak bisa berkutik lagi lantaran sudah melakukan pencurian,” ungkap Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Hafissulah, Senin (1/8/22).

Pelaku diggelandang oleh petugas ke Mapolrestabes Surabaya, guna dilakukan dan penyidikan serta proses lebih lanjut.

“Saat pelaku diintogasi oleh petugas dirinya mengakui bahwa di tahun 2012 pernah melakukan curat bobol rumah,” lanjutnya.

“Petuga juga berhasil menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa, 1 (satu) Unit SPM Honda Yamaha Vixon biru putih yang dibuat (sarana). 1 (satu) Handphine Vivo hitam, 1 (satu) jaket yang digunakan di (TKP) tempat kejadian perkara. 1 (satu) alat Linggis besi jenis Bubut, 1 (satu) Tank pengungkit/ potong. 1 (satu) pasang sandal yang digunakan. 1 (satu) STNK An. Agus Suprayitno, 1 (satu) KTP An. Serta File CCTV,” jelas perwira dua balok emas dipundaknya.

“Pelaku Residivis di jerat oleh petugas dengan pasal 363 KUHP. Saat dirinya dijebloskan dipenjara wajahnya lemas dan lesu karena perbuatanya,” pungkas Iptu Hafissul Mokoginta.(Sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.