Beranda POLITIK & PEMERINTAHAN Tentara Ukraina Selamat dari Pengepungan 70 Hari yang Hanya Didukung oleh Drone

Tentara Ukraina Selamat dari Pengepungan 70 Hari yang Hanya Didukung oleh Drone

26
0


Tentara Ukraina yang terjebak dan dikepung oleh pasukan Rusia bertahan hidup selama lebih dari dua bulan, sebagian besar karena pengiriman pesawat tak berawak, kata batalion mereka pada hari Rabu.

Sekelompok setidaknya delapan tentara dari Batalyon Serangan Terpisah ke-225 dan Batalyon Marinir ke-223 bertahan selama 70 hari pengepungan meskipun mengalami luka-luka dan serangan Rusia terus-menerus, kata yang ke 225 di postingan facebooknya.

Menurut Pravda Ukrainapara prajurit terjebak di sepanjang Terusan Siverskyi Donets-Donbas di garis depan Chasiv Yar, di Ukraina timur.

Majalah Forbes menempatkan mereka di hutan di sebelah barat laut kota.

Sementara batalion tersebut mencoba membersihkan jalan menuju para prajurit yang terjebak, mereka “melakukan pertahanan perimeter, menangkis serangan penjajah sepanjang waktu,” tulis batalion tersebut, berdasarkan terjemahan Ukrainska Pravda.

“Satu-satunya cara untuk memasok mereka adalah melalui pesawat tanpa awak, yang kami gunakan untuk mengirimkan amunisi, makanan, dan air,” tambahnya.

Batalyon tersebut tidak mengatakan kapan peristiwa itu terjadi, dan Business Insider tidak dapat memverifikasi laporan batalion tersebut secara independen.

Menurut batalion tersebut, posisi prajurit tersebut masih di bawah kendali Ukraina, dan mereka kini telah dirotasi keluar.

Chasiv Yar telah menjadi titik fokus serangan Rusia yang intens sepanjang musim semi.

Kota itu sendiri masih berada di tangan Ukraina, tapi Institut Studi Perang mencatat beberapa serangan Rusia di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Episode terbaru ini kembali menyoroti peran penting drone dalam perang di Ukraina.

Serangan pesawat tanpa awak (drone) yang semakin marak di darat dan di laut, serta semakin maraknya fenomena Pertarungan udara dengan pesawat nirawaktelah mendominasi berita utama.

Namun drone juga digunakan untuk misi pasokan, pengintaian, dan, dalam beberapa kasus, bahkan membantu tentara Rusia menyerah ke Ukraina.





Source link